Sekilas Tentang Bahasa Jepang

Belajar Bahasa Jepang ternyata ga sulit kok, disini saya akan berbagi sedikit pengetahuan saya tentang Bahasa Jepang.

Pertama-tama, dimulai dengan perkenalan dalam Bahasa Jepang,

-Watashi wa Eko desu, dozou yoroshiku onegai shimasu
Saya Eko, salam kenal/mohon kerjasamanya
bisa juga seperti ini
-Watashi no namae wa Eko desu, dozou yoroshiku onegai shimasu
Nama saya Eko, salam kenal/mohon kerjasamanya

perbendaharaan kata:
Watashi=saya
Namae=nama
No=menunjukkan kepunyaan
contoh; watashi no hon desu (buku saya)
hon=buku
Desu= ga ada artinya, cuma kalau pake desu, lebih menunjukkan kesopanan..

Klasifikasi kata kerja dalam Bahasa Jepang .

Dalam Bahasa Jepang, kata kerja dibagi menjadi 3 golongan, berikut adalah bentuk kamus (bentuk dasar) istilah Jepangnya “Jishokei”

Kata kerja golongan 1 Kata kerja golongan 2
Akhiran(Suffix) Contoh(example) Akhiran(Suffix) Contoh(example)
u Utau ; menyanyi (sing) eru Hajimeru ; memulai (start)
tsu Tatsu ; berdiri (stand) iru Miru ; melihat(see, watch)
ru Noru ; naik (kendaraan) ; (get on)
mu Yomu ; membaca (read)
nu
bu Manabu ; belajar (learn)
ku Kiku ; Mendengarkan (listen, hear)
su Hanasu ; Berbicara(speak)
gu Oyogu ; Berenang (swim)
Kata kerja golongan 3
Akhiran(Suffix) Contoh(example)
kuru Kuru ; datang (come)
suru Unten suru ; mengemudi (drive)

Note ; kata kerja tersebut akan berubah sesuai dengan waktu yang digunakan

Those verbs should be changed depend on the time when the verbs used.

Bentuk sekarang/ bentuk sopan, (Simple Present)

Kita hanya tinggal mengubah suku terakhir (suffix) dengan –masu

Contoh;

Utau > Utaimasu

Tatsu > Tachimasu

Noru > Norimasu

Yomu > Yomimasu

Manabu > Manabimasu

Kiku > Kikimasu

Hanasu > Hanashimasu

Hajimeru > Hajimemasu

Miru > Mimasu

Kuru > Kimasu

Suru > Shimasu

Bentuk Sedang (Present Tense)

Kita harus mengubah kata kerja dasar (jishokei) menjadi bentuk –te + imasu

Akhiran (suffix) Bentuk –te Contoh (example)
~u ~tte Utatte imasu
~tsu ~tte Tatte imasu
~ru ~tte Notte imasu
~mu ~nde Yonde imasu
~nu ~nde
~bu ~nde Manande imasu
~ku ~ite Kiite imasu
~su ~shite Hanashite imasu
~gu ~ide Oyoide imasu

~Ima kanojo wa Nihonggo no uta o utatte imasu.

Now, she is singing Japanese song.

~ Ano keisatsukan to Otousan to hanashite imasu

The policeman is speaking to my father

BENTUK LAMPAU (PAST TENSE)

Kita harus mengubah kata kerja dasar (jishokei) menjadi bentuk –ta

Akhiran (suffix) Bentuk –ta Contoh (example)
~u ~tta Utatta
~tsu ~tta Tatta
~ru ~tta Notta
~mu ~nda Yonda
~nu ~nda
~bu ~nda Mananda
~ku ~ita Kiita
~su ~shita Hanashita
~gu ~ida Oyoida

BENTUK PERINTAH (COMMAND FORM)

Kita harus mengubah kata kerja dasar (jishokei) menjadi bentuk –te + kudasai

Akhiran (suffix) Bentuk –te Contoh (example)
~u ~tte Utatte kudasai
~tsu ~tte Tatte kudasai
~ru ~tte Notte kudasai
~mu ~nde Yonde kudasai
~nu ~nde
~bu ~nde Manande kudasai
~ku ~ite Kiite kudasai
~su ~shite Hanashite kudasai
~gu ~ide Oyoide kudasai

~Nihonggo o oshiete kudasai.

Please teach me Japanese !

Comments
6 Responses to “Sekilas Tentang Bahasa Jepang”
  1. lindaodori says:

    lengkap buanget blognya ..
    i like it

  2. devisemut says:

    Ta prnah bljar bhsa jpang sblumnya….jd bneran ora mudeng,ehehhe…

  3. wah.. yang aku cari ada di sini. makasih ilmunya ngebantu belajar banget :3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: